Posts

Showing posts from November, 2025

Luka yang Membentukku, Mimpi yang Menuntunku

Image
Ada hari-hari yang terasa seperti lorong panjang tanpa ujung. Aku berjalan di dalamnya sambil membawa tubuhku sendiri, seolah jiwa dan langkahku sedang bernegosiasi siapa yang akan menyerah duluan. Di hari-hari itulah aku mulai bertanya: sebenarnya, untuk apa aku masih hidup?     Bukan karena aku membenci hidup. Aku hanya… terlalu sering disakiti oleh hal-hal yang dulu kuanggap rumah. Cinta yang kubayangkan akan menjadi pelindung justru menyisakan retakan halus yang perih saat disentuh. Pertemanan yang kuanggap pelabuhan berubah menjadi laut yang dingin. Keluarga—yang seharusnya jadi kulit terluar yang melindungi—kadang membuatku merasa seperti aku ini transparan, terlihat tapi tidak benar-benar dipahami. Semua itu datang dalam satu musim yang sama, seperti hujan badai yang memaksa tumbuhan kecil untuk menahan angin meski akar-akarnya belum kuat. Aku pernah lelah sampai nyaris percaya bahwa dunia tidak akan kehilangan apa-apa kalau aku berhenti. Ada malam-malam di mana aku men...

Malam yang Mengajari Aku Artinya Tetap Hadir

Kisah Sehari-hari yang Menamparku Tentang Makna Tanggung Jawab Kadang, hidup punya cara unik untuk menguji kita. Tidak selalu lewat momen-momen besar, tapi justru lewat kejadian sederhana yang datang bersamaan, tanpa permisi. Itulah yang terjadi padaku pada suatu malam ketika aku sedang mengikuti sesi Leader Group Discussion dari sebuah ajang Duta yang aku ikuti.  Awalnya, aku sudah siap dengan waktu yang ditentukan. Tapi karena jadwal diundur, aku masih santai—nggak buru-buru, nggak tegang, semuanya aman. Sambil menunggu, aku tetap berjaga di depot milik ayahku. Papa dan Mama sedang keluar, jadi malam itu cuma aku yang pegang. Dan seperti biasanya, aku pikir semuanya bakal berjalan sederhana. Tapi hidup suka bercanda. Begitu ruang Zoom akhirnya dibuka, seorang pembeli tiba-tiba datang dan aku harus cepat-cepat mengisi galon. Siapa pun yang pernah refill galon pasti paham: prosesnya lama, harus fokus, dan nggak bisa ditinggal begitu saja. Sementara itu, diskusi sudah dimulai, dan a...

Ketika Mimpi Ku, Berawal Dari: Suara Yang Tak Pernah Didengarkan

Suara. Itu hal yang dulu tidak pernah aku miliki, tapi kini menjadi sumber mimpi terbesarku. Hai haii haiii! Halo semua alandisiniii.. Itulah ciri khas ku ketika bersuara di podcast monolog ku bernama "Talks Anything." Hai perkenalkan, namaku Jilan Siti Rofifah. Aku lahir dan tumbuh kembang di Kota Kuda, yaitu Kuningan, Jawa Barat. Aku lahir dari keluarga yang cukup sederhana, dan sejak kecil sudah diperkenalkan pada dunia seni. Aku sering mengikuti lomba pupuh, nyanyi solo, pildacil putri, FLS2N. Aku pernah menjuarai lomba pupuh tingkat kecamatan dan lanjut ke kabupaten. Selain itu aku juga mendapatkan nilai terbaik di kelas, hingga akhirnya bisa bersekolah di SMP favorit. Namun perjalanan di SMP tidak seindah yang aku bayangkan. Bakatku seolah terkubur, aku tidak menonjol lagi dan perlahan mulai merasa diriku tidak berguna. Aku dianggap pasif, padahal dulu aku berprestasi. Rasa sedih dan kecewa sempat memenuhi kepalaku, tapi semua itu justru menjadi awal munculnya ide bagik...

The Power of Education: Kenapa Perempuan Wajib Bangkit, Belajar, dan Tingkatkan Value Diri

Image
Pernah nggak sih Kamu ngerasa hidup itu berat–apalagi ketika dikecewakan orang yang kamu percaya? Rasanya dunia langsung mengecil, diri sendiri pun kayak kehilangan arah. Tapi justru di momen itu, kita sadar satu hal penting: tidak ada yang bisa benar-benar mengambil masa depan kita—kecuali kalau kita sendiri menyerah. Di sinilah pendidikan, termasuk. manner, dan mindset memainkan peran yang luar biasa besar dalam hidup seorang perempuan. Bukan cuma soal sekolah tinggi, bukan sekadar gelar. Pendidikan adalah cara kita menciptakan nilai diri, membuka pintu peluang, dan menyiapkan mental untuk menghadapi dunia yang keras sekaligus indah. 1. Pendidikan Bukan Hanya Buku—Tapi Cara Kita Menemukan Diri Buat perempuan, pendidikan itu bukan sekadar formalitas. Itu adalah investasi jangka panjang yang memberi kita: • kemampuan berpikir jernih • keberanian mengambil keputusan • pondasi buat berdiri tegak walau hidup goyang Saat kamu berpendidikan, kamu bukan hanya “tahu”, tapi kamu ju...

Saat Semesta menahan Jatuh Ku: Pelajaran Mencintai Diri Sendiri

Image
Ini bukan tentang siapapun, ini tentang jatuh dan rumah yang sesungguhnya   Pada akhirnya, kita selalu kembali kepada diri kita sendiri.  Tidak ada rumah yang lebih setia daripada jiwa kita sendiri – tempat yang tak akan pernah punah, sirna, dan musnah. Dan karena itu, jangan pernah mencintai seseorang melebihi dirimu sendiri. Sebab ketika dunia berubah arah, dirimu lah yang tetap menjadi pelabuhan paling setia.  Tadi sore aku mendapat pengingat kecil dari semesta – atau mungkin, teguran lembut dari Allah SWT.  Aku berjalan menuju dapur. Lantai terasa biasa saja, tak licin, tak mencurigakan. Tapi nyatanya, langkahku terpeleset saat aku sedang membawa gelas. Detiknya cepat, sampai kakiku masuk ke dalam kolong lemari? seperti rak piring tak terlalu tinggi tapi berat,  namun rasanya seperti waktu berhenti sejenak. Kepalaku hampir menghantam keramik yang keras dan tajam. Gelas yang kubawa hampir saja pecah. Tapi entah bagaimana, satu tanganku mampu menop...

Saat Persaingan Bukan Lagi Tentang Tumbuh Tapi, Tentang Menjatuhkan

Image
Ketika kompetisi berubah jadi ajang pembuktian yang tidak sehat. Karena menjatuhkan orang lain bukan tanda kemenangan, tapi insecurity.✊🏼 Catatan Penulis Tulisan ini merupakan bentuk refleksi pribadi yang disusun berdasarkan pengalaman dan hasil pembacaan penulis terhadap beberapa teori psikologi sosial. Seluruh isi jurnal tidak bermaksud menyinggung, menyudutkan, atau menilai individu atau pihak mana pun. Jika terdapat kesalahan interpretasi apakah kekeliruan dalam penyampaian, penulis dengan rendah hati menerima kritik dan masukan sebagai bahan pembelajaran. Harapannya, tulisan ini dapat menjadi ruang refleksi bersama tentang bagaimana kita dapat tumbuh tanpa harus menjatuhkan satu sama lain. 🌿 Pendahuluan   Dalam dunia yang serba cepat dan kompetitif, setiap individu terdorong untuk terus meningkatkan diri agar tidak tertinggal. Namun, di balik semangat untuk berkembang, sering muncul fenomena persaingan yang tidak sehat—di mana seseorang merasa harus menjatuhkan o...

🧩 Jurnal Reflektif : Kenapa Orang Cerdas Bisa Salah Ucap ?

Image
Studi Mendalam Untuk Generasi Muda Ditulis oleh: alandra ✨ Tanggal : 10 November 2025 Genre:  Psikologi Komunikasi X Refleksi Generasi Z 🎯 Tujuan Penulisan Tulisan ini bertujuan untuk memahami fenomena "typo" atau kesalahan lisan yang sering muncul pada individu cerdas atau berilmu — dengan mengambil contoh nyata dari musisi dan seniman Indonesia,  Isyana Sarasvati. Tujuannya bukan untuk mengkritik, tetapi untuk mengupas Sisi kognitif,  linguistik, dan psikologis di balik perilaku tersebut agar anak muda terutama (terutama gen Z) bisa lebih memahami bahwa kecerdasan tidak berarti harus sempurna dalam berbicara  Tulisan ini juga ingin mengajak pembaca untuk melihat fenomena ini dari sudut pandang positif — bahwa di balik kesalahan spontan, ada proses berpikir mendalam yang sedang bekerja. Dalam dunia yang sering menuntut kesempurnaan Citra dan ekspresi, memahami realitas ini bisa menumbuhkan empati dan kesadaran diri. Menumbuhkan sikap terbuka...

🌸 Even the shyest voice can inspire others — if it dares to speak.

Image
  There was a time when standing on stage felt like the scariest thing in the world. My hands would shake, my heart would race, and my mind would go completely blank. Even the simplest thing — like introducing myself in front of the class — felt like climbing a mountain. I remember one moment so clearly: I stood there, holding the mic, trying to say, “Good morning everyone,”  but my voice cracked and the words got stuck. I smiled awkwardly, said “Sorry,”  and wanted to disappear. It wasn’t just about speaking — it was about the fear of being seen, of being judged, of not being good enough. For a long time, I thought confidence was something people were born with. But over time, I learned that it’s not. Confidence is something you build  — slowly, painfully, and beautifully — one small step at a time. I started with the little things: joining class discussions, speaking up during group projects, practicing in front of the mirror, and recording my voice to ...

Aku pernah down, Sekarang aku Tumbuh✨

Image
🌙 Dari Gelap Menuju Terang: Perjalanan Menemukan Diriku Kembali Aku pernah berada di titik di mana semuanya terasa berat. Bukan cuma soal lelah, tapi lebih dari itu — soal luka batin yang nggak kelihatan. Aku pernah punya penyakit mental yang cukup parah, sampai rasanya nggak ada lagi semangat buat ngelanjutin hidup kayak orang lain. Bahkan dulu, aku sempat dibully. Bukan cuma sekali, tapi berulang kali — di tempat yang seharusnya jadi ruang aman, yaitu sekolah. Aku pindah dari satu sekolah ke sekolah lain, nyari tempat di mana aku bisa tenang, bisa diterima. Tapi rasa nggak nyaman itu tetap ngikut. Bahkan dalam pertemanan pun, aku sering ngerasa “nggak cukup baik”. Kadang orang berpikir Ah ini mah anaknya aja Yang baperan , Ah ini mah anaknya aja yang gak bisa bergaul. Padahal jika memang kenyataannya seperti itu kenapa kita, atau anak-anak yang sulit mempunyai teman itu tidak dirangkul malah dikucilkan, yang pada ujungnya menuju ke perundungan. Kadang kita yang beda pem...

@alan.ndrsaa

Image
🌷 Jilan Siti Rofifah (alandra) “ Aku menulis, bernyanyi, dan bercerita — bukan untuk didengar semua orang, tapi agar aku bisa lebih mengerti diriku sendiri. ” Jilan To Alan 💫 About Me Hai! Hai haiiiiii halo semua! Alandisiniii  Kenalin Aku Jilan Siti Rofifah, atau biasa dipanggil Lan Lan Alan — seorang pelajar yang sedang belajar memahami hidup lewat kata, suara, dan karya. Aku percaya bahwa setiap orang punya cara unik untuk bercerita . Aku memilih lewat musik, podcast, dan tulisan , karena di sana aku bisa menyalurkan pikiran, keresahan, dan perasaan yang sering nggak bisa diungkap langsung. Buatku, menjadi diri sendiri adalah perjalanan panjang — kadang nggak selalu indah, tapi selalu berarti. Dan di sinilah aku mencoba membagikan setiap potongan kisahnya. 🎧 Projects & Experience 🎵 Original Songs: Langit Senja Bercerita, Kita Bagaikan Senja, Anak Perempuan Tiga lagu ini adalah bagian dari perjalanan hidupku. Masing-masing punya makna sendiri: Langit Senja Bercerita — ten...